Blog

MANAGEMENT PEMELIHARAAN

MANAGEMENT PEMELIHARAAN

Peternak yang sukses, harus memiliki panduan bagaimana mengelola ternaknya, yang namanya pengusaha ternak, pastinya akan memiliki kambing yang banyak, meskipun diawali dengan 2 ekor kambing, dengan belajar management yang benar maka dalam waktu 3 tahun, Anda akan menjadi MILYUNER seperti para Mitra HCS yang sudah ada. Berikut Tips mengelola Ternak kambing Pola HCS

Membuat pakan Fermentasi

Bahan-bahan untuk pembuatan fermentasi pakan dengan segala macam jerami, sebagai berikut :

  • Siapkan jerami
  • Siapkan ampas tahu
  • Siapkan katul
  • Siapkan garam
  • Siapkan gula pasir
  • Siapkan SOC HCS
  • Siapkan air
  • Untuk jerami disesuaikan dengan apa yang ada di daerah masing-masing, jadi tidak harus sesuai apa yang ada di aplikasi, sehingga tidak memberatkan peternak.

Cara Membuat Fermentasi Pakan Kambing :

  1.       Siapkan jerami kering 100 kg (di cacah)
  2.       Siapkan ampas tahu 15 kg
  3.       Siapkan katul 3 kg
  4.       Garam beryodium ¼ kg
  5.       Siapkan SOC 5 tutup botol
  6.       Larutan gula pasir ½ liter
  7.       (SOC + air + larutan gula pasir dilarutkan jadi satu, biarkan 15 menit)

Selama menunggu 15 menit kita melakukan:

  1. Siapkan gelaran (terpal) untuk ukuran disesuaikan menurut kebutuhan.
  2. Siapkan jerami (Susunlah diatas geleren setebal 30 cm disesuaikan ukuran gelaran.)
  3. Siram dengan air bersih (Jerami disiram dengan air bersih menggunakan kocoran, sampai rata lalu di injak-injak biar agak lembut/layu.
  4. Siapkan katul (Lalu taburkan katul di atas tumpukan jerami tadi sedikit demi sedikit (tipis-tipis) hingga rata sesuai untuk gelaran tadi.)
  5. Larutan yang tadi 15 menit (Larutan yang tadi kita biarkan 15 menit, SOC + air + larutan gula pasir, kita siramkan dengan menggunakan kocoransedikit demi sedikit hingga rata)
  6. Tutup rapat selama 24 jam (Setelah di beri larutan tadi, kalau ingin membuat lebih banyak lagi, maka tumpuk jerami setebal 20-30 cm, dengan cara seperti awal tadi. Begitu seterusnya sampai jumlah yang kita inginkan. Kemudian tutup rapat dengan terpal selama 24 jam.)

Ciri-ciri fermentasi jadi :

  • Ada peningkatan suhu
  • Ada perubahan warna
  • Jadi lapuk/empuk
  • Untuk limbah yang masih basah/segar, fermentasi cukup 3-6 jam saja.

Cara memberikan pakan :

  • Kalau akan memberikan pakan kepada ternak, maka jerami yang sudah di fermentasi tadi, harus diangin-anginkan dulu sebelum diberikan.
  • Selama tidak kena matahari secara langsung atau tidak kena hujan secara langsung, maka pakan ternak hasil fermentasi SOC tersebut mampu bertahan selama bertahun-tahun.

Catatan:

  1. Jenis jerami yang bukan kering (basah/segar) bisa terdapat pada gedebog, kolbis/kol dll. Fermentasi  untuk jerami serat-serat basah butuh waktu 1-3 jam saja. Prosesnya sama dengan perlakuan jerami kering.
  2. Apabila kita menggunakan jerami/rumput yang basah, bisa 1 jam saja.
  3. Setelah proses fermentasi, terpal yang digunakan untuk membungkus tadi harus dibuka untuk menghindari prose pembusukan/alkoholisasi.

2 Respon

    • adminpthcs1 berkomentar:

      Monggo yang lain yang mau belajar ternak sukses bisa hubungi kami

      Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

phone sms wa Tambahkan Kontak Whatsapp Kami : 081217630674